Berita
22 Sep 2017
So Tango, Kampanyekan “Enaknya Gak Hoax”
So Tango, Kampanyekan “Enaknya Gak Hoax”
So Tango, Kampanyekan “Enaknya Gak Hoax”
So Tango, Kampanyekan “Enaknya Gak Hoax”
SHARE

Wafer TANGO kembali berinovasi dengan mengeluarkan produk baru, SO TANGO. Wafer coklat pertama di Indonesia dengan rasa Belgian Chocolate. Kehadiran SO TANGO meramaikan industri biskuit di Indonesia adalah untuk melayani konsumen yang lebih mementingkan rasa enak.

So Tango merupakan produk terbaru wafer Tango yang mengusung tagline “So Brasaaa”. Artinya wafer yang enaknya sangat terasa. So Tango memiliki 4 keistimewaan, yaitu 4 kali “So Brasaaa”. Pertama, “So Brasaaa” coklat Belgianya, coklat Belgia merupakan olahan coklat terbaik di dunia. Kedua, “So Brasaaa” nikmat coklatnya, coklatnya lebih banyak 70%. Ketiga, “So Brasaa” ratusan lapisnya, lebih tebal. Keempat, “So Brasaaa” renyahnya, 3 kali lebih renyah wafernya. Saat ini So Tango tersedia dalam kemasan 38 gram dan bisa didapatkan di toko-toko seluruh Indonesia.

Kehadiran So Tango sebagai produk baru ditandai dengan peluncuran kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax”, di SMKN 19, Jakarta. SMKN 19 Jakarta adalah salah satu SMK yang memiliki nilai ujian nasional tertinggi di Indonesia, dan dikenal juga memiliki jurusan multimedia terbaik. Kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax” merupakan sebuah kegiatan yang dikemas dalam bentuk program edukatif untuk mengajak generasi muda (pelajar) peduli dan berperan aktif melawan hoax (informasi bohong yang disengaja) melalui penggunaan media sosial secara bijak dan positif.

Dalam peluncuran kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax” ini, So Tango mengundang narasumber dari Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Bapak Alois Wisnuhardana, selaku Head of Social Media Management Center. Dalam pemaparannya tentang informasi Hoax, Bapak Wisnu menyampaikan bahwa Dunia sedang mengalami perubahan besar dan transisi, dan salah satunya dipicu oleh kehadiran Medsos. Indonesia adalah negeri dengan pengguna internet yang sangat masif dari sisi jumlah maupun penetrasi. Ledakan data digital berlangsung sangat cepat sehingga banjir informasi digital menghasilkan lautan sampah. Sebagian besar korban dalam tindakan kriminal dalam media sosial anak muda. Sehingga kunci untuk memanfaatkan media sosial adalah mindset yang positif dan sikap yang optimis.

Kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax” ini akan dilanjutkan di ratusan sekolah di sejumlah wilayah Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Palembang dan Medan dengan target menjangkau minimal 100.000 pelajar Indonesia.