Peduli gizi
Tentang Program Tango Peduli Gizi 2011 - 2012
SHARE

Program Tango Peduli Gizi 2011 dijalankan sejak Oktober 2011 hingga Agustus 2012, yang berfokus pada program pemberdayaan keluarga yang terdiri dari pendampingan gizi, pemberdayaan ekonomi dan renovasi Rumah Sehat Tango yang meliputi perbaikan sanitasi dan ventilasi membawa dampak signifikan terhadap perkembangan gizi anak.

Pemilihan fokus program didasari oleh hasil evaluasi program Tango Peduli Gizi 2010 sebelumnya dimana ditemukan bahwa program yang dijalankan yakni Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Pemulihan Gizi di Balai Pemulihan Gizi (BPG) ini efektif untuk memperbaiki kondisi kesehatan dan meningkatan status gizi anak-anak Nias & Ruteng. Namun sayangnya kondisi yang telah pulih ini sulit dipertahankan ketika mereka kembali ke rumah.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT)

Keberhasilan program PMT ini dilihat dengan peningkatan kondisi fisik anak sebagai berikut:

  • Berat badan (BB): rata-rata berat badan anak meningkat sekitar 1 Kg
  • Lingkar lengan atas (LILA): rata-rata lingkar lengan atas anak meningkat sekitar 1 cm
  • Tinggi badan (TB): rata-rata tinggi badan anak meningkat sekitar 2 cm

Balai Pemulihan Gizi (BPG)

Rata-rata setiap anak yang mengikuti program BPG dan berhasil pulih dari gizi buruk/gizi kurang setelah mengikuti program pemulihan selama 3-4 bulan. Namun jika terdapat penyakit peserta, rata-rata setiap anak status gizi dan kondisi kesehatannya membaik setelah mengikuti program pemulihan selama 4-6 bulan

Penyakit penyerta yang banyak diderita oleh anak-anak yang mengikuti BPG adalah TB Paru dan kelainan sistem syaraf

Keberhasilan program PMT ini dilihat dengan peningkatan kondisi fisik anak sebagai berikut:

  • Berat badan (BB): rata-rata berat badan anak meningkat sekitar 2 Kg
  • Lingkar lengan atas (LILA): rata-rata lingkar lengan atas anak meningkat sekitar 2 cm Tinggi badan (TB): rata-rata tinggi badan anak meningkat sekitar 4 cm

Faktor- faktor penyebab kondisi baik tersebut sulit dipertahankan ketika mereka kembali ke rumah:

  • Faktor ekonomi keluarga yang rendah, mempengaruhi ketersediaan pangan yang dapat dikonsumsi..
  • Faktor sanitasi sekitar dan tempat tinggal yang buruk, menyebabkan anak- anak mudah terkena penyakit..
  • Faktor kebiasaan yang tidak mencerminkan hidup sehat serta minimnya pengetahuan mengolah sumber daya alam yang ada.

Berangkat dari fakta tersebutlah, Wafer Tango bersama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) sepakat meluncurkan program Tango Peduli Gizi (TPG) 2011 yang menitikberatkan pada program pemberdayaan masyarakat, perbaikan sanitasi serta peningkatkan pengetahuan gizi masyarakat Nias, Sumatera Utara

Program pemberdayaan masyarakat ini akan mencakup 25 keluarga Nias yang anak- anaknya telah dirawat dan dinyatakan sembuh setelah mengikuti program BPG pada tahun 2010 lalu dan menyatakan kesediaan serta komitmennya untuk mengikuti program pemberdayaan ini.

Program pemberdayaan keluarga ini akan meliputi kegiatan sebagai berikut selama 8 bulan:

  • Penyuluhan gizi (mencakup pengetahuan untuk mengolah bahan makanan yang tersedia disekitar untuk menghasilkan makanan yang bergizi, cara mengolah bahan makanan yang baik dan benar, dan pola perilaku hidup sehat)
  • Pemberdayaan ekonomi (mencakup pemberian benih hewan/bibit tanaman yang dapat digunakan untuk pemenuhan kecukupan gizi sehari- hari serta sebagai tambahan pemasukan ekonomi)
  • Perbaikan sanitasi (mencakup rehabilitasi dapur dan MCK)