Peduli gizi
Tentang Program Tango Peduli Gizi 2012 - 2013
SHARE

Wafer Tango berkerjasama dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) mengukuhkan kembali komitmennya untuk memperbaiki kondisi anak Indonesia dan menciptakan masa depan yang lebih baik dengan meluncurkan program Tango Peduli Gizi (TPG) Anak Indonesia 2012.

Pelaksanaan program Tango Peduli Gizi 2012 telah dimulai sejak Oktober 2012 dan berakhir di Agustus 2013.

Program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia 2012 merupakan pengembangan dari program Tango Peduli Gizi yang telah dilaksanakan di 2010 dan 2011, dengan titik berat pada program adopsi desa Banua Gea,serta penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan bagi 75.000 siswa Sekolah Dasar di Indonesia.

Berdasarkan hasil evaluasi program Tango Peduli Gizi 2011 ditemukan bahwa program pemberdayaan keluarga yang terdiri dari pendampingan gizi, pemberdayaan ekonomi dan renovasi Rumah Sehat Tango yang meliputi perbaikan sanitasi dan ventilasi membawa dampak signifikan terhadap perkembangan gizi anak. Hasil dari program tersebut:

  • Rata - rata anak mengalami kenaikan berat badan 3 kg
  • Kenaikan tinggi badan tiap anak, rata - rata 4 cm
  • Kenaikan LILA (Lingkar Lengan Atas) rata- rata adalah 3 cm
  • Anak - anak menjadi lebih bersih, lebih sehat, lebih ceria dan meningkatnya kemampuan berkomunikasi.
  • Masing - masing keluarga berhasil menernakan lele, ayam maupun babi yang diberikan, dengan rata - rata tambahan penghasilan Rp. 1.200.000,-/ bulan.
  • Pengetahuan ibu untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dalam memenuhi gizi anak meningkat.
  • Keluarga kini memiliki pola hidup yang bersih dan sehat.

Melihat keberhasilan tiap keluarga itulah, di tahun 2012, Tango memperluas programnya dengan target sasaran yang tadinya keluarga menjadi desa, yaitu dengan melakukan program adopsi desa Banua Gea di Nias. Program yang dilakukan:

  • Pemberian Makanan Tambahan untuk anak bergizi kurang selama 3 bulan
  • Home visit dan perawatan untuk anak bergizi buruk
  • Rumah Sehat Tango yang meliputi perbaikan sanitasi dan ventilasi rumah untuk keluarga dengan anak bergizi buruk
  • Pendampingan, penyuluhan gizi serta pola hidup sehat (mencakup pengetahuan untuk mengolah bahan makanan yang tersedia disekitar untuk menghasilkan makanan yang bergizi, cara mengolah bahan makanan yang baik dan benar, dan pola perilaku hidup sehat) untuk ibu dan anak di desa Banua Gea.
  • Pemberdayaan ekonomi dan pengadaan gizi dengan memberikan bibit ternak/ sayuran, sebagai sumber gizi desa serta tambahan ekonomi.
  • Perbaikan Prasarana Kesehatan- 5 Puskesmas Pembantu serta pemberian Alat Kesehatan.

Selain adopsi desa dengan target utama anak bergizi kurang dan buruk, Program Tango Peduli Gizi 2012 juga dikembangkan dengan diadakannya program Penyuluhan Gizi serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 75.000 siswa Sekolah Dasar bertema “Mengenal Gizi Sejak Dini”. Target pelaksanaan adalah semua siswa di 250 sekolah di 5 kota Indonesia, yaitu Jakarta, Cianjur, Lumajang, Kudus dan Medan.

Latar belakang dari pengembangan program ini mengacu pada evaluasi program sebelumnya, bahwa kurangnya pengetahuan anak dan orang tua akan pentingnya gizi serta hidup sehat memicu terjadinya malnutrisi. Oleh karena itu, program Mengenal Gizi Sejak Dini yang diadakan Tango diharapkan dapat menekan laju pertambahan angka malnutrisi pada anak.